Musik tradisional
 I.Pendahuluan.
 Musik tradional adalah musik yang hidup dan berkembang di masyarakat secara turun-temurun,sebagai sarana hiburan,expresi diri,keagamaan,dll.
           Musik daerah menjadi identitas daerah tersebut yang tidak di temui di daerah lain,hampir  disetiap daerah di seluruh Indonesia mempunyai music yang khas daerah masing-masing,pada umumnya musok daereh Indonesia itu masih sederhana dan masih kental unsur  kebudayaan.
II.Isi laporan.
           Didalam musik,ada tiga komponen yang saling mempengaruhi yaitu seniman,musik itu sendiri,dan masyarakat yang menikmatinya,maksudnya untuk mempersatukan pemikiran seniman dan masyarakat  tentang usaha bersama mengembangkan dan melestarikan seni musik tradisional.kegiatan ini diharapkan mampu memberikan konsribusi bagi masyarakat luas,sehingga musik tradisional dapat berperan sebagai hiburan,expresi diri,keagamaan,dan juga ekonomi (dapat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat.
            Musik khas daerah Manyargading dan Bandungrejo yaitu rebana . Rebana berasal dari  jazirah arab yang biasanya digunakan dalam mengiringi sesuatu yang bernafaskan islami seperti hadrah, manaqib, maulid,dan sholawat sholawat.
            Musik rebana masuk ke indonesia awalnya di bawa para pedagang arab yang ber dagang dan menyebarkan agama islam.Mereka memperkenalkan musik yang khas dari daerah mereka yaitu musik gambus dan rebana,rebana merupakan musik yang paling di gemari masyarakat.selain sebagai hiburan rebana  juga di mainkan untuk mengiringi sholawat-sholawat nabi yang menyentuh hati.
            Rebana di Bandungrejo di besarkan dan diasuh oleh  habaib seperti MAJLIS DZIKIR SYIFAUL QULUB yang di asuh oleh habibana mahdi bin yahya dan MAJLIS DZIKIR WATTA’LIM FAKHRUL WUJUD yang di asuh oleh habib syarief al-hamid, berbeda dengan di Manyargadin rebana di besarkan masyarakat yang memberikan sumbangan dan di asuh oleh para kyai seperti di grub rebana AN-NUR di asuh oleh bapak kyai thohasir yang juga sebagai ketua pengurus masjid AN-NUR.
            Rebana berkembang pesat,hampir di semua desa di tiap kecamatan mempunyai musik rebana yang khas daerah masing-masing,seperti di batukali rebana di buat seperti musik gambus,sedangkan daerah kami salah satunya di buat marawis sebagai pusatnya yaitu alat yang bernama keteplak.
            Masyarakat di daerah kami saat mendukung adanya musik rebana,seperti ikut serta dalam pengajian-pengajian umum dan mengajak anak-anaknya untuk belajar bagaimana cara bermain rebana,dan ada juga masyarakat yang meminta untuk mengisi khajatan di rumahnya,dll. Antusiasme masyarakat terhadap musik rebana sangatlah tinggi.
III.Penutup.
          Musik rebana merupakan musik tradisional indonesia dari pengaruh arab yang berkembang di bidang keagamaan yang harus di lestarikan oleh masyarakat, karena di dalam musik rebana ada banyak manfaat yang harus di ketahui.bahkan orang-orang yang bermain rebana itu di katakan sebagai santrinya nabi MUHAMMAD SAW yang nantinya di akhirat insya allah akan mendapatkan syafa’at beliau.
          Pendapat kami intinya rebana harus di lestarikan dan jangan sampai punah di telan jaman yang semakin modern ini.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini